You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSN di Kalisari cegah DBD otoy
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Warga Jaktim Diajak Gencarkan PSN dan Jadi Jumantik Mandiri

Warga Jakarta Timur diajak untuk bisa menjadi Juru Pemantau Jentik (Jumatik) mandiri dan menggencarkan pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) untuk mencegah peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). 

"Pemberantasan DBD"

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Arief Wahyudhy mengatakan, dalam periode Januari hingga Agustus 2026 tercatat ada 48 kasus DBD dengan lima di antaranya berujung pada kematian.

PSN di Setu Diwarnai Penanaman 10 Pohon Produktif

"Pada periode 20-26 Agustus terdapat 11 pasien DBD yang menjalani rawat inap. Saya minta warga dapat melakukan upaya preventif mencegah nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak, termasuk dengan menjadi Jumantik mandiri," ujarnya, Jumat (28/8).

Ia merinci, di Kecamatan Pulo Gadung terdapat dua kasus kematian akibat DBD, serta masing-masing satu kasus terjadi di Kecamatan Cakung, Ciracas, dan Matraman.

"Kasus DBD di Jakarta Timur didominasi warga berusia produktif, yakni antara 20 hingga 44 tahun. Kondisi ini menjadi perhatian karena penyakit yang kerap dikaitkan dengan anak-anak tersebut juga dapat menyerang kelompok usia dewasa," tetangnya.

Untuk menekan penyebaran DBD, lanjut Arief, Sudinkes Jakarta Timur terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian melalui pemantauan PSN di berbagai wilayah.

"PSN juga dilakukan secara rutin setiap Jumat disertai edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi dan gejala DBD," ungkapnya.

Menurutnya, Sudinkes Jakarta Timur juga melakukan surveilans epidemiologi dan entomologi, pemantauan kasus, serta pelaporan melalui situs surveilans DKI Jakarta. 

"Pemberdayaan masyarakat turut diperkuat dengan mendorong pembentukan Kampung Bebas Jentik dan Gerakan 1 Rumah 1 Jumantik yang dibina Puskesmas bersama Sudinkes," ucapnya.

Ia menuturkan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam mencegah berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti. Untuk itu, PSN perlu dimulai dari lingkungan rumah masing-masing.

"Fogging bukan merupakan strategi utama dalam pemberantasan DBD. Lakukan PSN 3M plus secara rutin," imbuhnya.

Arief meminta masyarakat tidak mengabaikan gejala yang mengarah pada DBD. Bagi yang mengalami demam tinggi secara mendadak, sakit kepala, nyeri otot atau sendi, mual dan muntah, maupun muncul tanda perdarahan diminta segera dibawa ke fasilitas layanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan maupun penanganan lanjutan.

"Kewaspadaan dan tindakan pencegahan sejak dari rumah dinilai penting untuk mencegah kasus DBD berkembang lebih jauh dan risiko kematian," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2576 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1371 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1125 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1114 personFakhrizal Fakhri
  5. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye874 personFakhrizal Fakhri